Contoh Benda Bersifat Isolator Yang Ada Di Rumah

Contoh Benda Bersifat Isolator Yang Ada Di Rumah

Cumprase – Secara umum sifat-sifat benda terbagi menjadi dua yaitu sifat-sifat yang menghantarkan kalor dengan cepat dan tidak menghantarkan kalor atau bahkan menyerap kalor. Kedua jenis benda tersebut terbagi menjadi konduktor dan isolator. Nanti kita akan membahas contoh benda konduktif dan penyekat di sekitar rumah.

Konduktor sendiri adalah suatu bahan atau zat yang mampu menghantarkan panas dan juga arus listrik, baik dalam bentuk cair, padat maupun gas. Ketika peristiwa ini disebabkan oleh benda atau zat yang bersifat konduktif.

Konduktor memiliki jenis sistem pertahanan yang relatif sangat kecil, dimana jenis pertahanan ini dapat dipengaruhi oleh bahan(-bahan) yang digunakan. Sedangkan isolator adalah sejenis bahan atau zat yang keras bahkan tidak dapat menghantarkan panas dengan baik dan juga tidak dapat menghantarkan listrik.

Isolator juga dikenal sebagai penghalang aliran listrik. Selain itu, bahan isolasi juga dapat digunakan untuk memisahkan konduktor tanpa perlu mengeluarkan arus listrik dan juga dapat digunakan sebagai pembawa beban.

Contoh Benda Isolator

Setelah memahami secara mendalam tentang isolator, berikut adalah beberapa contoh isolator yang harus Anda ketahui dan gunakan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:

1. Kayu

Kayu merupakan salah satu bahan isolasi yang paling banyak digunakan dalam kegiatan rumah tangga sehari-hari. Kayu dapat menjadi isolator yang baik karena kemampuannya menghambat aliran panas.

Pada kayunya sendiri terdapat banyak rongga yang dapat menghalangi aliran panas. Tak heran jika kayu sering dijadikan pegangan berbagai peralatan dapur agar tidak terasa panas.

Saat kayu kering, kayu sulit menghantarkan listrik. Hanya saja, kayu yang terkena air bisa menjadi penghantar listrik. Kelemahan bahan ini adalah kemampuannya dalam menyerap air. Hal inilah yang membuat kayu kurang cocok digunakan sebagai isolator listrik pada perangkat elektronik.

2. Karet

Contoh bahan isolasi lainnya adalah karet. Karet sendiri dibuat dari pengolahan getah pohon karet. Hal ini memberikan karakteristik karet yang kuat dan lentur serta tidak mudah ditembus oleh air. Dalam bidang kelistrikan, karet banyak digunakan sebagai selubung tembaga pada kabel. Namun, ini tidak terlalu cocok sebagai insulator panas karena tidak mudah terbakar atau tahan panas.

Di daerah lain, karet menjadi bahan dasar pembuatan ban. Karet tersebut sangat efektif karena dapat meredam panas yang ditimbulkan oleh laju roda kendaraan di jalan aspal. Hal inilah yang membuat ban karet masih banyak digunakan sampai sekarang.

3. Plastik

Selain terdapat pada peralatan dapur, plastik juga dapat menghambat panas sehingga sangat cocok digunakan pada stop kontak listrik yang membungkus kabel. Membungkus kabel dengan plastik mencegah aliran listrik keluar dari sirkuit.

Plastik itu sendiri dibuat dari pengolahan minyak mentah. Keunggulan benda ini adalah kemampuannya tahan air, fleksibel, ringan, mudah dibentuk, dan yang terpenting, tidak dapat menghantarkan listrik atau panas. Tidak sia-sia, saat ini plastik merupakan bahan yang sangat cocok dan penting penggunaannya sebagai penyekat panas dan listrik.

4. Kain

Kain ini dikenal karena sifat isolasinya. Ini karena kain dapat memperlambat aliran panas. Sarung tangan atau pelindung tangan dengan ketebalan yang ditentukan dapat membantu manusia mengangkat panci atau wajan. Kain dapat membantu memindahkan panas dari panci atau panci ke tangan Anda.

5. Kaca

Kaca merupakan contoh isolator yang tidak dapat menghantarkan listrik. Kaca sendiri umumnya digunakan sebagai isolator listrik populer untuk telepon dan saluran listrik. Hanya saja sekarang banyak orang yang beralih dari kaca, keramik dan fiberglass yang lebih hemat dan lebih laku di pasaran.

Referensi: https://www.kelasplc.com/